Penyakit-penyakit bersumber binatang dan penyakit tular vektor masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Sebagai negara kepulauan tropis yang sangat luas dan tersusun lebih dari 17.000 pulau, secara alami Indonesia membentuk relung ekologi dan spesies. Keberadaan berbagai spesies serangga penular penyakit yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia mengakibatkan epidemiologi berbagai penyakit tular vektor bertambah kompleks. Dinamika penularan di suatu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya karena perbedaan bio-geografi, lingkungan, spesies vektor, populasi, bio-ekologi, distribusi dan pola sosial-budaya serta perilaku masyarakat.

 

Masih tingginya angka kejadian penyakit tular vektor menyebabkan kebutuhan tenaga entomologis kesehatan yang berkualitas meningkat. Tenaga entomologis kesehatan diharapkan dapat berperan untuk mengatasi dan mengendalikan permasalahan kesehatan yang ditularkan melalui vektor. Di sektor pemerintah, Entomologis menjadi salah satu jabatan fungsional di Departemen Kesehatan. Di sektor swasta, tenaga Entomologis terutama dibutuhkan oleh industri pestisida dan pest control.

 

Namun demikian di Indonesia belum ada perguruan tinggi yang melaksanakan pendidikan Ilmu Serangga atau Entomologi dan menghasilkan lulusan dengan kompetensi Entomologis Kesehatan. Untuk itu Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik mengusulkan dibukanya suatu program pendidikan di FKM UNDIP yang mendidik Sarjana Kesehatan Masyarakat yang memiliki kemampuan sebagai Entomologis Kesehatan dalam bentuk Peminatan Entomologi Kesehatan.

 

Setelah melalui berbagai proses sepanjang tahun 2009 (meliputi konsultasi pakar, round table discussion, lokakarya, jejaring kemitraan pengendalian vektor) maka pembukaan Peminatan Entomologi Kesehatan akhirnya disetujui oleh Senat FKM UNDIP untuk dibuka pada tahun ajaran 2010/2011. Selain dukungan internal UNDIP, pembentukan Peminatan Entomologi Kesehatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang berkompeten di bidang entomologi, baik pemerintah maupun swasta yang akan banyak membantu penyelenggaraan pendidikan, praktikum dan magang untuk mendukung tercapainya kompetensi lulusan Peminatan Entomologi Kesehatan.